Persebaya Resmi Kantongi Kerjasama dengan Perusahaan Jamu Antangin

Persaingan di lapangan hijau selain menyisakan pemenang juga memberikan tantangan bagi setiap klub. Tantangan tersebut ialah kontrak fantastis yang berhasil di dapat. Ya, tantangan tersebut bukan hal baru lagi di gelaran sepak bola. Semakin tinggi dan besar kontrak kerjasama yang didapat semakin menunjukkan eksistensi klub sepak bola dalam mendulang pundi prestasi.

Dengan kata lain, prestasi yang didapat dari masing-masing klub merupakan pertimbangan khusus bagi perusahaan yang tergerak untuk memberikan sponsor kepada klub. Jangan kaget bila nominal yang tertera pada kesepatakan kontrak bisa lebih besar maupun kecil. Faktanya, di lapangan sponsor utama sebuah klub bisa menggelontorkan dana untuk kebutuhan para pemain dan klub mencapai ratusan juta.

Untuk klub dengan prestasi yang konsisten nilai ratusan juta tersebut seperti masih terdengar biasa. Beberapa klub ternama di Indonesia maupun di kancah internasional bahkan berhasil mengantongi kontrak kerjasama dengan nilai yang fantastis. Kisaran keuntungan bila dilihat dari finansialnya bisa mencapai miliaran rupiah. Tentu hal ini sebanding dengan prestasi yang ditorehkan klub tersebut.

Dari dalam negeri, Anda pun dapat melihat sejumlah klub sepak bola yang berhasil mendapatkan sokongan finansial dari berbagai macam sponsor. Tak selalu satu banding satu. Pasalnya, satu klub sepak bola bisa mendapatkan lebih dari satu pihak sponsor saja. Sebut saja Persebaya yang disebut mengantongi lima pihak perusahaan yang mendukung tim tersebut berlaga.

Persebaya Bekerjasama dengan Antangin

Siapa yang tidak kenal dengan perusahaan jamu tradisional namun memiliki basis yang sangat luar sampai ke luar negeri yaitu Antangin. Perusahaan yang memiliki rekam jejak menakjubkan ini diketahui sudah ada sejak 34 tahun lamanya. Perusahaan tersebut juga diketahui berada di bawah naungan PT. Deltomed Labolatoris dengan mengembangkan produk jamu Antangin JRG.

Tahun ini perusahaan jamu yang memproduksi jamu herbal untuk mengatasi masuk angin tersebut bekerja sama dengan salah satu klub sepak bola unggulan di tanah air. Persebaya akhirnya mendapatkan sponsor kembali di tahun 2019 setelah sebelumnya sudah mengantongi sponsor utama yaitu perusahaan Kapal Api. Selain itu, ada 3 sponsor lainnya yang tergabung bersama Persebaya.

Kelima sponsor yang menyokong Persebaya tampil di lapangan hijau ialah Kapal Api, perusahaan Antangin, Reliance, Safe Care, MPM Distributor Honda. Kelimanya memberikan keuntungan yang tersendiri bagi klub sepak bola Persebaya. Dari kelimanya yang menarik perhatian penggemarnya adalah kontrak kerjasama baru bersama perusahaan Antangin. Tambahan sponsor ini dilakukan menjelang Kompetisi Liga 1 di tahun 2019 ini.

Dari kesepakatan antara kedua pihak diketahui Antangin nantinya akan bekerjasama dengan Persebaya selama tiga tahun lamanya. Meski hanya berselang tiga tahun namun rupanya kerjasama ini memberikan angin segar bagi Persebaya untuk menunjukkan eksistensinya kembali pada gelaran Liga 1 2019. Kesepakatan tersebut diumumkan pada tanggal 10 Mei 2019 lalu di hadapan media.

Hal tersebut diungkapkan oleh Azrul lewat pidatonya yang menjelaskan rasa terimakasih kepada berbagai pihak yang sudah memberikan kepercayaan. Ia juga menyebutkan, kesepakatan tidak menyoal logo di jersey yang dikenakan tim melainkan tindakan bersama agar Persebaya menjadi klub yang lebih baik. Ia bahkan mengharapkan mendapatkan suporter yang lebih baik dengan adanya kerjasama tersebut.

Rekam Jejak Kerjasama Persebaya

Melihat rekam Data HK jejaknya, tidak bisa dipungkiri tiap klub memiliki rekam jejak yang berbeda-beda dalam hal kerjasama. Bahkan dalam kurun waktu 5 tahun sebuah klub sepak bola bisa mengalami pergantian sponsor 2 hingga 3 kali. Hal tersebut tergantung dari lamanya kontrak yang telah disepakati oleh kedua pihak. Bagaimana dengan rekam jejak kerjasama Persebaya?

Sejak liga 2 di tahun 2017 silam, tim yang mendapat julukan Green Force tersebut sudah mengantongi banyak sponsor. Dari kelima sponsor yang didapat oleh Persebaya hingga tahun 2019 ini, mayorits merupakan kerjasama lama yang sudah terjalin sejak 2017 silam. Hal tersebut ditegaskan oleh Lucia Cicilia Agan yang merupakan Bussines Director di Persebaya.

Lucia menjelaskan pihaknya sudah melakukan deal kerjasama secara resmi dengan deretan perusahaan besar. Menariknya, deretan perusahaan tersebut akan menjadi partner Persebaya dalam gelaran pertandingan di musim ini. Tidak hanya itu saja, Persebaya mendapatkan sponsor utama dari Kapal Api sejak tahun 2017. Kemudian disusul oleh MPM Distributor Honda yang mendampingi Persebaya di tahun yang sama.

Sementara itu, Antangin juga sudah mengawali rencana kerjasama tersebut semenjak tahun 2017 silam meski jersey dengan label Antangin baru tampak di gelaran tahun ini. Lain halnya dengan Safe Care yang menjadi sponsor pendukung Persebaya di tahun 2018 atau tepatnya pada Liga 1 2018 silam. Barulah kemudian Raliance masuk menjadi sponsor pendukung Persebaya.

Dari kelimanya, sponsor yang digandeng dengan durasi baru yaitu Reliance yang merupakan perusahaan investasi, keuangan serta asuransi. Meski sudah mengantongi total lima sponsor yang terdiri dari satu sponsor utama dan sisanya sponsor pendukung, Persebaya juga dikabarkan menggandeng sponsor lainnya di tahun 2019 ini. Bahkan beberapa diantaranya masih dalam proses deal.